This's My life

My Love

Aku nggak tau aku pernah nulis tentang cerita cintaku atau belum. Yang pasti aku nggak mau nulis tentang cinta sering-sering, karena menurutku cinta itu yang paling membuat aku bingung.

Kalau aku habis baca komik shoujo (komik cewek), aku selalu membayangkan kalau aku ada di posisi yang menyedihkan. Yang ditinggal kekasihnya entah kemana. Yang disakiti hatinya dalam sekali. Yang dibuat menangis sejadin-jadinya. Tapi pada akhirnya mempunyai cinta yang abadi. (maaf kalo lebay)

Waktu aku nulis postingan ini, rasanya berat sekali. Mungkin bagi orang lain  punya pacar terus putus itu biasa. Tetapi cerita putusku ini yang membuat ini jadi nggak biasa. Aku putus dengan dia karena Allah. Aku diselamatkan oleh orang-orang yang masih peduli denganku agar aku tidak mendekati zina. Maka dari itu, aku sampai sekarang tidak pernah berpacaran lagi.

Lalu, aku yang merindukan hal seperti itu hanya bisa membayangkan dan berkata dalam hati “tenang ning, sekarang bukan saatnya untuk itu. Belajarlah yang tekun. Pergi ke Jepang dulu baru kamu boleh mikir yang lain.”

Aku ingin seperti Fatimah Az-Zahra putri Nabi. Kisah cintanya romantis sekali.

Hhh, mungkin sebenarnya aku nggak patut nulis kayak gini. Belum waktunya. Ha ha

Aku sekarang cuma berdoa agar dia menjadi lebih baik. Tapi kalau dia tidak menjadi lebih baik, terpaksa aku akan memendam perasaan ini dalam-dalam.

 

 

Yang baca tulisan ini, nggak usah komentar ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s